Page Nav

HIDE

Post Meta

SHOW

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Nelayan Bontang Kembangkan Keramba Apung Sebagai Destinasi Wisata

POTENSI: Para nelayan di kawasan perairan Bontang Kuala mengembangkan keramba apung sebagai destinasi wisata-Foto Dok Agustina.


GOKALTIM.COM, SAMARINDA- Nelayan pesisir Bontang Kuala, Kalimantan Timur kini gencar mengembangkan inovasi keramba apung sebagai salah satu destinasi wisata di wilayah tersebut.


"Kami mengembangkan potensi keramba ini tidak semata untuk sektor budidaya, tetapi juga pariwisata yang bisa mengangkat perekonomian masyarakat pesisir," ujar Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bontang Jafar, di Bontang Selasa (19/5/2026).


Jafar menjelaskan kawasan Bontang Kuala saat ini memang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat sebagai lokasi khusus pengembangan wisata keramba.


Disampaikan dia, destinasi wisata keramba pesisir ini terus dikembangkan lebih lanjut. Jafar memaparkan hingga saat ini sudah terdapat sekitar 30 petak keramba di Bontang Kuala yang aktif beroperasi dan dikelola nelayan lokal.


Kelompok nelayan setempat juga memiliki daya untuk terus menambah serta mengembangkan jumlah keramba tersebut menjadi lebih banyak.


Selain menjadi objek pariwisata, keberadaan keramba tersebut dinilai mendukung terwujudnya program ketahanan pangan bidang perikanan budidaya.


Para nelayan juga bakal mengembangkan pembangunan fasilitas rumah makan terapung yang terintegrasi langsung dengan keramba apung.


"Fasilitas kuliner ini bertujuan menarik perhatian wisatawan dengan menawarkan suatu pengalaman unik menyantap hidangan tepat di atas permukaan air," kata Jafar.


Menurut dia, wisatawan dapat dengan bebas memilih dan menikmati langsung hasil budidaya segar sambil bersantai di area restoran apung tersebut.


Pihaknya juga segera menyiapkan sebuah paket wisata terpadu yang mencakup berbagai kegiatan seru bagi semua pengunjung maupun wisatawan dari luar daerah.


Paket wisata tersebut meliputi aktivitas snorkeling, tur keliling kawasan perairan Bontang Kuala menggunakan fasilitas kapal cepat, hingga paket makan siang yang terintegrasi dengan keramba apung.


Terkait rincian kapasitas produksi budidaya saat ini, Jafar membeberkan satu petak keramba apung berukuran tiga kali tiga meter mampu menampung hingga maksimal sebanyak 250 ekor bibit ikan segar.


"Adapun jenis komoditas ikan unggulan yang kini dibudidayakan meliputi ikan kerapu, ikan putih, dan juga jenis ikan kakap merah yang bernilai ekonomis tinggi," jelas Jafar. (AGS/AR)